Rab, 25 Mei 2022
spot_img

Tradisi Orang Madura Tangkal Musibah, Termasuk Covid-19

Mamira.ID – Wabah atau pandemi tidak hanya terjadi saat ini saja. Dulu masyarakat Madura juga pernah mengalami wabah yang tak kalah mematikan. Orang Madura menyebut wabah tersebut dengan istilah ‘ta’on’ atau penyakit tha’un. Wabah ta’on ini umumnya menyerang manusia dan mematikan. Wabah tersebut membuat orang meninggal tanpa sakit terlebih dahulu, atau tak berselang lama, orang yang terkena wabah tersebut akan meninggal.

Tidak jelas terjadi pada tahun berapa dan berapa lama terjadinya wabah tersebut. Namun, berdasarkan cerita turun-temurun, masyarakat Madura juga pernah menghadapi wabah seperti yang menimpa dunia saat ini, corona virus atau familier dengan sebutan Covid-19. Seperti halnya wabah yang terjadi pada ratusan tahun silam, semasa hidup Kiai Gurang Garing saat menyebarkan agama Islam di Desa Lombang, Kecamatan Batang-batang.

Memang, gelombang berita duka sangat santer terdengar dalam tiga minggu belakangan ini. Meski banyaknya jumlah orang yang meninggal tersebut belum tentu karena terpapar virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut.

Atas kejadian ini, sebagian masyarakat Madura percaya bahwa wabah yang terjadi saat ini merupakan wabah tha’un, orang Madura menyebutnya ‘Panyaket Ta’on’. Karena sebagian dari deretan kasus kematian tersebut ada yang meninggal mendadak, atau tidak lama dari jatuh sakit, orang tersebut meninggal.

Maka tidak heran jika saat ini masyarakat Madura terus meningkatkan kewaspadaannya agar terhindar dari terjangkitnya wabah ini. Selain melaksanakan protokol kesehatan yang diinstruksikan pemerintah. Orang Madura juga memiliki dua cara yang dilakukan untuk menangkal wabah atau pandemi yang terjadi saat ini.

Bahkan, bisa dikatakan dua cara tersebut sudah menjadi sebuah tradisi bagi orang Madura. Selain dijadikan sebagai bentuk rasa syukur, dua hal tersebut juga dilakukan jika sudah menghadapi musibah- musibah, ketidakberuntungan atau hal-hal yang bersifat negatif lainnya. Pelaksanaan tradisi tersebut sangat diyakini mampu mengusir, menangkal, atau melenyapkan musibah-musibah. Termasuk wabah penyakit seperti halnya virus corona saat ini.

Apa saja dua cara tersebut? Klik halaman selanjutnya→

Berita Terkait

Stay Connected

2,021FansSuka
2,021PengikutMengikuti
2,021PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini